IHSG = Saham Bakrie, Fantastis!!

Tadi pagi pas buka IPOT online, karena selama ini saya memang pengguna software trading dari IPOT, saya langsung kaget ketika IHSG hanya dalam 30 menit saja mengalami penurunan yang sangat tajam. Minus lebih dari 100 poin atau lebih dari 5%, dari pembukaan di 2354 sampai menyentuh level terendah di 2235.

Karena itu saya langsung tutup monitor, takut stress dibuatnya. Kurang lebih setengah jam yang lalu, saya iseng coba buka IPOT lagi, ternyata …Fantastis! Bayangkan dari level terendah di 2235, IHSG berhasil rebound dengan tajam hingga ditutup hanya minus 10 saja dari harga pembukaan. Apakah ini membuktikan bahwa para investor sudah mulai mengoleksi lagi saham-sahamnya terutama saham-saham Bakrie Group.

IHSG hari ini berbanding lurus dengan pergerakan saham-saham Bakrie. Seperti pada postingan kemarin dan dua hari yang lalu, saham-saham Bakrie berpengaruh besar pada kinerja indeks minggu-minggu ini. Terbukti dengan tercantumnya 7 saham Bakrie (Bakrie 7) dalam 10 besar top volume perdagangan hari ini.

Saham-saham Bakrie yang dimaksud (sesuai urutan top volume) adalah:

  • (1) BNBR;
  • (2) BUMI;
  • (3) ENRG;
  • (4) ELTY;
  • (6) DEWA;
  • (7) BTEL dan (10)
  • UNSP.

Pergerakan harga saham-saham Bakrie hari ini pun sangat liar. Bayangkan saja saham BUMI yang dibuka pada harga 2275, sempat anjlok ke 2150 sebelum ditutup di 2475.

Rentang High-Low sekitar 15%. Saham-saham Bakrie lain juga mengalami hal yang sama. Yang paling fantastis adalah saham ENRG yang berhasil rebound dari 205 ke 270, atau range-nya sekitar 32% dalam sehari.

BNBR terendah di 87, high di 101 (range: 16,09%); ELTY High-Low=280-245 (14,29%); BTEL range-nya 99-116 (17,17%); DEWA di 137-174 (27,01%) dan UNSP di kisaran 620-710 (14,10%).

Ini membuktikan bahwa kalau ada panic selling biasanya diikuti juga dengan aksi panic buying juga. Saham-saham yang sudah dianggap sudah terdiskon cukup dalam mulai diborong lagi.

So, salah satu kunci sukses trading dan investasi saham di atas berbagai analisis adalah sabar. Hal ini juga yang sangat sulit untuk diaplikasikan dalam trading kita selama ini. Salam

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *