trading forex di instaforex

Sekilas Tentang Investasi Forex

 

Investasi dalam dunia Forex menjadi salah satu pilihan investasi yang mempunyai potensi keuntungan besar. Karena investasi dalam dunia Forex, modal yang di butuhkan relatif terjangkau. Selain modal terjangkau, fleksibilitas waktu juga menjadi alasan kenapa Forex di jadikan pilihan dalam sebuah investasi

Investasi secara luas adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah sebuah aktiva di masa yang akan datang.

Semua pelaku usaha yang melakukan investasi tentu berharap akan mendapatkan keuntungan dari investasi yang di lakukan, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek.

Karena investasi menyangkut pertumbuhan nilai modal yang di tanamkan, tentu semua pelaku usaha akan melakukan analisa kelayakan terhadap rencana investasi yang akan di jalankan untuk menghindari kerugian dalam proyek penanaman modal tersebut.

Begitu juga dengan investasi dalam dunia Forex, penguasaan materi menjadi hal yang wajib hukumnya sebelum Anda menjalankan investasi Forex.

Dilihat dari perspektif Investasi, Forex sebenarnya sama dengan investasi pada bidang yang lain, ada yang namanya manajemen resiko,ada yang namanya analisa market, ada untung ada juga rugi.
Dalam sebuah bisnis, semua pelaku bisnis pasti tidak bisa di lepaskan dari dua hal, yaitu untung dan rugi.

Forex memberikan peluang keuntungan yang sangat besar, akan tetapi juga memiliki resiko yang tidak kecil.

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan investasi pada bidang Forex, alangkah baiknya apabila Anda menguasai ilmu dalam dunia perdagangan Forex.

Untuk Memulai Trading Forex, Harus Mulai Dari Mana?

Apabila Anda seorang pemula, jawabannya adalah dengan mulai mempelajari langkah-langkah trading Forex, mempelajari indikator-indikator untuk memprediksi pergerakan pasar, dan mempelajari bagaiamana sebuah berita dapat mempengaruhi pergerakan pasar mata uang.

Setelah Anda mempelajari semuanya,  langkah selanjutnya adalah Anda menentukan akan menggunakan layanan trading Forex  yang mana.

Untuk trader Forex di Indonesia, banyak yang menggunakan layanan dari Instaforex. Instaforex sendiri adalah sebuah perusahaan yang menyediakan layanan trading Forex yang sudah sangat di kenal di Indonesia.

Selain sudah banyak yang menggunakan, untuk melakukan deposit di Instaforex dapat menggunakan bank lokal melalui perwakilan Instaforex Indonesia. Sehingga Anda tidak perlu di repotkan oleh proses deposit.

Dengan adanya layanan deposit instaforex menggunakan bank lokal melalui perwakilan Instaforex, Anda cukup melakukan deposit seperti melakukan transfer uang pada umumnya, tidak perlu deposit dengan menggunakan mata uang dolla Amerika.

Berapa Modal Yang Di Butuhkan?

Modal yang di butuhkan untuk investasi dalam trading Forex, sangat terjangkau. Anda dapat mulai melakukan trading hanya dengan modal $1 atau kurs sekitar Rp.13.000 (tergantung kurs yang berlaku). Mengenai potensi keuntungan dari trading Forex, di bahas pada artikel lain.

Sama seperti investasi pada bidang lain, semakin besar modal yang di gunakan, maka peluang untuk mendapatkan keuntungan besar semakin terbuka lebar. Karena apabila Anda hanya melakukan trading Forex dengan modal $1, maka itu sangat melelahkan untuk Anda dapat menikmati keuntungan dari hasil trading Forex.

Akan tetapi, sebagai seorang pemula, ada baiknya Anda tidak langsung menginvestasikan modal yang besar. Alangkah baiknya apabila Anda menguasai ilmunya terlebih dahulu sebelum melakukan investasi dalam jumlah yang besar.

Sebagai langkah untuk belajar, $10 sudah lebih dari cukup. Dengan modal $10 ini kemudian Anda tingkatkan apabila Anda merasa sudah menguasai irama dalam investasi Forex.

Ketekunan, kesungguhan dan konsistensi pasti akan membawa Anda pada kesuksesan trading Forex. Karena hasil tidak pernah membohongi kerja keras.

Semakin Anda menguasai dunia Forex, peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak akan semakin terbuka lebar.

Kuasai Ilmunya, baru kemudian Anda dapat menikmati hasilnya.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sukses,

Belajar Investasi dengan Gadai Emas Syariah

Pada postingan beberapa waktu lalu, saya sempat membahas mengenaibelajar investasiemas dan mengenal produk MULIA dari pegadaian syariah.Kemarin, saya pergi ke pegadaian syariah untuk mengambil emas batangan yang sudah saya pesan kurang lebih satu bulan yang lalu.

Setelah menandatangani berita acara penyerahan barang, saya pun menerima emas batangan yang saya idam-idamkan selama ini. Alhamdulillah, akhirnya terlaksana juga cita-cita untuk mulai belajar investasi emas.

Ada yang menyebutkan bahwa harga emas akan selalu stabil dan cenderung naik dalam jangka panjang. Untuk tujuan finansial lebih dari 5 tahun maka emas dapat menjadi pilihan Anda. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan pensiun Anda atau menunaikan ibadah haji misalnya.

Asumsinya, ketika tahun 2006, biaya perjalanan haji membutuhkan kurang lebih 300 gram emas. Sementara pada tahun 2009/2010, maka biaya ONH hanya membutuhkan kurang lebih 100 gram emas.

Kalaulah perkembangan harga emas masih mengikuti alur seperti ini, maka diramalkan pada 10 tahun ke depan, ongkos naik haji hanya membutuhkan kurang lebih 30-40 gram saja.Karena itulah, mulai tahun ini saya memutuskan untuk mengkonversi aset ke dalam emas dengan harapan seperti tadi.

Harapan akan harga yang stabil, tahan inflasi bahkan mungkin cenderung akan terus naik. Permasalahan yang muncul kemudian adalah prosedur penyimpanan emas itu sendiri.

Setiap orang tahu emas adalah barang berharga yang rentan akan pencurian dan pemerasan.

Faktor keamanan menjadi masalah yang harus dipecahkan solusinya.Setelah bertanya ke sana kemari akhirnya saya memutuskan untuk memilih menggadaikan emas yang saya miliki di salah satu bank syariah demi alasan keamanan dan kenyamanan.

Dengan menggadaikan emas yang dimiliki, maka kita akan mendapat 80-85% dikali nilai taksiran dari nilai keseluruhan emas kita. Adapun biaya penyimpanannya pun relatif murah, hanya Rp.3750/gram/bulan.

Kita anggap itu sebagai biaya keamanan per bulan untuk aset kita.Jika sekiranya kita tidak mampu melunasi kembali emas kita, maka emas tersebut akan dilelang. Uniknya, di gadai syariah ini, hasil pelelangan hanya dibayarkan pada nilai akad awal gadai saja.
Apabila ada sisanya, maka sisa tersebut akan dikembalikan kepada kita.

Sebagai contoh: Kita menggadaikan emas sebanyak 10 gram. Setelah ditaksir dan dihitung, jatuhnya misalnya kita dapat Rp. 3.000.000. Ini jumlah yang disepakati pada akad awal.

Setelah berbulan-bulan kita tidak bisa melunasinya, dan kita putuskan untuk melelangnya, didapatlah harga misalnya Rp. 3.800.000 (asumsi harga emas naik), maka yang sisa 800.000 akan dikembalikan kepada kita, dan pihak bank hanya mengambil jumlah sesuai kesepakatan awal.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tertarik untuk menggadaikan emas Anda?